"Sebelum melangkahkan kaki menempuh perjalanan, tentukanlah arah terlebih dahulu. Jangan salah ambil jurusan!" - Yafaowoloo Gea
Sejak dari bangku Sekolah Dasar (SD), aku sudah jatuh cinta dengan yang namanya bahasa Inggris. Berawal dari pertemuan beberapa orang asing yang beristirahat dekat sekolahku, yang secara tidak sengaja memberikan hadiah sebuah pulpen yang kuanggap sebagai sebuah kesalahpahaman. Aku sebut sebagai kesalahpahaman karena saat memperhatikan mereka sebagaimana halnya anak-anak kecil yang baru melihat orang asing, aku sambil menggenggam pulpen di tanganku. Mungkin si bule berpikir bahwa aku meminta pulpennya.
Sejak saat itu, aku termotivasi untuk belajar bahasa Inggris dengan giat. Hingga sejak SMP aku sering jadi langganan membaca teks bahasa Inggris di sekolah, padahal aku hanya modal nekat mengaitkan huruf demi huruf. Setamat dari SMP aku ingin melanjutkan ke jenjang SMk jurusan pariwisata untuk mengasah kemampuan bahasa Inggrisku, namun karena terlambat mendaftar akhirnya aku terpaksa mengambil jurusan listrik instalasi. Barulah waktu kuliah aku bisa mengambil jurusan bahasa dan sastra Inggris yang menjadi kesukaanku sejak masih di bangku SD.
Para tetangga dan saudara bertanya, "kenapa harus mengambil jurusan itu, kenapa bukan jurusan yang lain yang sedang ngetrend saat dan menjadi pilihan favorit lulusan SMU pada masa itu". Aku tidak mau terseret arus mengikuti teman-teman lainnya memilih jurusan yang sedang populer dan sangat diminati. Dalam hati aku sudah membulatkan tekad bahwa jurusan yang kupilih akan mampu menjembataniku ke berbagai bangsa dan negara. Hal itu memang benar terjadi karena dengan kemampuan bahasa Inggrisku yang pas-pasan, aku bisa berteman dengan orang dari berbagai bangsa dan juga mampu mengecap belajar di negeri orang. Aku menyadari bahwa menguasai bahasa asing membuat kita lebih unggul dalam menyerap ilmu pengetahuan dan informasi serta memiliki peluang yang sangat besar untuk mendapatkan pekerjaan dan menghasilkan uang.
Janganlah pernah salah memilih jurusan, pilihlah sesuai bakat dan minat anda. Jangan memilih hanya karena keinginan orang lain ataupun sekedar mengikuti pilihan teman-teman lainnya. Jurusan apapun yang anda pilih sekarang akan sangat berpengaruh pada kesuksesan anda di masa depan. Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah, selektiflah memilih perguruan tinggi (PT) tempat anda menimba ilmu. Jangan kuliah di PT abal-abal yang tidak jelas statusnya. Pastikan bahwa PT yang anda tuju jurusannya sudah terakreditasi. Sudah cukup kita dengar mahasiswa yang nasibnya tidak jelas akibat salah memilih jurusan dan tempat kuliah.
Silakan baca tulisan inspirasi lainnya di:
Saat Hidup Tak Seperti Anak-Anak Lainnya
Saat AKu Harus Bekerja Mengais Puing-Puing Rupiah
Sayap Sayap Patah
Arti Perjuangan dan Kasih Seorang Ibu
Baju Natal Yang Berkesan
Kesabaran Membawa Berkat
Sebungkus Nasi Goreng, Sebuah Apel Merah dan Ari Ari
Silakan baca tulisan inspirasi lainnya di:
Saat Hidup Tak Seperti Anak-Anak Lainnya
Saat AKu Harus Bekerja Mengais Puing-Puing Rupiah
Sayap Sayap Patah
Arti Perjuangan dan Kasih Seorang Ibu
Baju Natal Yang Berkesan
Kesabaran Membawa Berkat
Sebungkus Nasi Goreng, Sebuah Apel Merah dan Ari Ari
Post a Comment